Mencari bekal akhirat dan berlomba dengan banyaknya Dosa
Investasi yang gak pernah rugi,
buat sendiri atau orang lain
Tiap hari ada aja dosa yang dilakuin, mau sengaja atau nggak. Terus bayangin kalau setiap menitnya nambah aja gitu dosa, sedangkan pahala..hmm jarang juga dilakuin..dan belum lagi klo gak sadar riya..pupus deh pahala, hilang, ambyar.
Gw pribadi mulai itung-itungan nih, kayaknya harus udah pinter-pinter cari bekal untuk akhirat, apalagi kalau bisa melaksanakan amalan jariyah..amalan yang terus mengalir pahalanya, walaupun orang yang melakukan amalan sudah wafat. Istilahnya investasi akhirat. Investasi di dunia aja dijabanin, kenapa yang akhirat gak..
dan dari hadist sudah dijelakan tinggal kita yang cari, gimana caranya biar tetap dapat investasi pahala walau sudah wafat.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang shalih” (HR. Muslim no. 1631).
Target prioritas amalan (biar cepet) ke penghafal quran, anak yatim,
Comments
Post a Comment